Pendidikan

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
lenjag

Digital Marketing Bisa Menjadi Peluang Usaha Mahasiswa

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 18:08
  • / 17 Rabiul Uula 1439
Digital Marketing Bisa Menjadi Peluang Usaha Mahasiswa
Para pemateri menyampaikan paparannya. (rhd)

Memontum Kota Malang Media Digital memiliki banyak tool, diantaranya website, marketplace, google ads word, media sosial, instan messenger, youtube, dan lainnya. Yang lebih dominan digunakan saat ini, yaitu Facebook dan Instagram. Sementara pemahaman tentang Digital Marketing belum sepenuhnya dipahami kaum muda, sehingga mereka menggunakan tools tersebut hanya untuk dimiliki pribadi tanpa dikembangkan lebih jauh sebagai bisnis yang menghasilkan. Sementara banyak peluang produk disekitar mereka yang masih tersendat proses pemasarannya, yang sebenarnya bisa dijadikan peluang usaha.

Hal ini disampaikan Haryo Ardito, Konsultan Management Digital Marketing, kepada 300 mahasiswa Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang, dalam Seminar Nasional bertemakan “Membangun Start-up Bisnis melalui Digital Marketing”, di Aula Gedung F Unidha, Rabu (6/12/2017). Selain Haryo, acara yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Teknik Unidha ini, juga menghadirkan Ir Sarbini MT (dosen Unidha dan praktisi industri), dan Deny Trias Utomo SSi, MT (dosen Politeknik Negeri Jember).

“Mereka belum paham apa itu Digital Marketing secara overall. Terlebih bagaimana membuat konteks secara marketing, bagaimana mereka menjual yang baik, kapan dan dimana saja? Memang mereka harus memiliki produk atau jasa terlebih dulu untuk dijual melalui media digital marketing, sehingga dapat mempertemukan penjual dan pembeli di dunia maya. Mereka harus mulai dengan membangun infrastruktur melalui database atau media sendiri, sehingga akan berkembang melalui update. Sebab Internet itu luas. Jadi tidak bisa membatasi pembeli mana dan dimana yang bisa mendapatkan produknya seperti konvensional,” jelas Haryo, konsultan yang terbiasa memberikan kuliah Digital Marketing melalui WA grup ini.

Sementara itu, dosen Politeknik Negeri Jember, Deny Trias Utomo SSi, MT, menyajikan bagaimana keterkaitan Start-up Bisnis terhadap perkembangan teknologi,  bertajuk Teknologi Informasi sebagai ujung tombak penasaran digital. “Digital Marketing merupakan bagian dari perkembangan Teknologi Informasi (TI). Dimana mau tidak mau, masyarakat harus terlibat TI yang merambah seluruh aspek kehidupan, agar tetap eksis dan tidak terlindas perkembangan peradaban, infrastruktur, dan lainnya. Mahasiswa tak harus bermodal besar, namun dimulai dengan komitmen kuat. Tak perlu hp berkelas, meski murah namun menghasilkan. Nantinya hp diupgrade seiring kesejahteraan yang meningkat,” jelas dosen IT Politeknik Negeri Jember ini.

Sedangkan Ir Sarbini MT, dosen Unidha dan praktisi industri menjelaskan mahasiswa tak perlu berkecil hati memulai usaha. Sebab dengan kepercayaan dan kejujuran menjadi modal utama bisnis. Gunakan sharing ekonomi, dengan menjualkan produk orang lain yang dikemas secara unik dan menarik melalui online atau digital marketing. Jika laku, bagi hasil sesuai kesepakatan.

“Sengaja kami mengalihkan konsentrasi dan sikap mahasiswa dari proxy war ke Digital Marketing. Daripada medsos yang dimiliki digunakan untuk hal yang kurang bermanfaat bahkan negatif, lebih baik dimanfaatkan untuk peluang usaha. Sekaligus sebagai masa depan mereka yang dipersiapkan mulai sekarang. Jadi mahasiswa siap meng-counterattack proxy war dengan kegiatan wirausaha melalui IT,” jelas Dr M Yudi Batubara, SH, Wakil Rektor III Unidha, kepada Memo X. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional