Connect with us

Bangkalan

Harga Buku Rp 1,2 Juta Siswa MAN Bangkalan Lempar Buku Saat Upacara

Diterbitkan

||

Suasana aksi demonstrasi siswa MAN

Memontum Bangkalan – Suasana upacara di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bangkalan, Senin (5/7/2019) berubah riuh. Sejumlah 1200 siswa melakukan aksi demonstrasi menuntut transparansi biaya harga buku senilai Rp 1,2 juta.

Dalam tuntutannya, siswa meminta pihak sekolah memberikan rincian harga buku. Selain itu, siswa menganggap harga tersebut terlalu mahal untuk biaya buku sebanyak 17 buah.

Wakil kepala sekolah MAN Bangkalan, Hasan membenarkan adanya jumlah tersebut. Namun pihaknya berdalih, harga tersebut telah sesuai dengan harga pembelian ke penerbit.

“Memang ada biaya buku Rp 1,2 juta. Namun memang diperuntukan pembelian buku sebanyak 17 jenis buku,” terangnya.

Dikatakan, buku tersebut merupakan buku yang harus digunakan untuk menjalankan sistem Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) yang sedang diterapkan di MAN Bangkalan. Sistem ini diakui sangat efisien, sebab siswa dapat menempuh pendidikan selama 3 bulan untuk satu semester.

“Ya ini konsekwensi dari diterapkannya sistem UKBM, jadi buku tersebut telah sesuai untuk menjalankan sistem tersebut,” ucapnya.

Ia juga mengiyakan bahwa belum ada rincian harga yang di berikan pada siswa siswinya. Ia mengaku, pihak sekolah menunggu seluruh buku datang, agar rincian yang dibuat bisa sesuai dengan uang yang dibayar oleh para siswa.

“Kita rencanan memang mau memberikan rincian, tapi kan nunggu buku datang semua. Kalau harga setiap buku itu berkisar 20 ribu hingga 50 ribu keatas. Tapi untuk yang 50 ribu keatas cuma sebagian saja,” Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Bangkalan, Mudjalli mengaku masih menunggu konfirmasi dari kepala sekolah tersebut. Sebab, hari ini kepala sekolah sedang melakukan tugas dinas ke luar kota.

“Masih nunggu kepala sekolah besok. Saya belum tau pasti tuntutannya apa. Namun, semua pasti bisa di cari solusianya. Kita tunggu saja besok, Kepala sekolah akan kami panggil, ” tegasnya.

Dalam penerapan UKBM ini, siswa tidak hanya harus membeli buku tersebut. Namun juga harus mencetak file milik guru sebanyak 150 lembar dalam 19 mata pelajaran. (isn/nhs/yan)

 

Terpopuler