Connect with us

Pendidikan

Sukses Antar Dua Sekolah Berbasis Smart School

Diterbitkan

||

DIGITALISASI: Proses belajar mengajar di SMPN 1 Situbondo menggunakan papan pintar. Pada tahun 2018, Dispendikbud sukses menerapkan penggunaan teknolgi di dunia pendidikan. (Her)

Memontum Situbondo – Kemajuan dalam bidang pendidikan di Kabupaten Situbondo di tahun 2018 lalu sangat tampak. Terutama dalam penggunaan teknologi. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo berhasil mewujudkan proses belajar mengajar berbasis teknologi informasi.

Pada tahun itu, ada dua sekolah melaksanakan pengajaran berbasis smart school. Berdasarkan realisasi rencana kerja pemerintah daerah yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2018, kedua sekolah berbasis smart school itu adalah SMPN 1 Situbondo dan SMPN 1 Asembagus.

Proses belajar mengajar kedua lembaga pendidikan itu hampir seluruhnya berbasis digital. Misalnya, penggunaan papan pintar di ruang kelas. Penggunaan pembelajaran berbasis digital sudah dilaunching oleh Dirjen Dikdasmen Kemdikbud, Hamid Muhammad pada Bulan April 2019 lalu.

Bupati Situbondo, H.Dadang Wigiarto,SH menerangkan, Dispendikbud tidak hanya sukses menerapkan penggunaan digital di sekolah-sekolah. Tetapi, telah memiliki pangkalan data berupa Backbone Dapodik dan Data Center.

“Hal ini menunjukkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki prestasi yang membanggakan,” katanya. Kamis (4/7/2019).

Ada 13 program dan 184 kegiatan urusan wajib pendidikan yang dilaksanakan Dispendikbud. Di antaranya, program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, wajib belajar sembilan tahun, program pendidikan anak usia, penyelenggaraan pendidikan non formal, serta program lainnya.

Yang membanggakan, dari saejumlah program tersebut, capaiannya cukup tinggi. Bahkan, melebih seratus persen. Seperti persentase guru TK yang bersertifikat pendidik pada program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang mencapai 106 persen.

Fakta tersebut menggambarkan, bahwa hampir seluruh program yang dilaksanakan Dispendikbud Situbondo berhasil dengan capaian memuaskan. Data yang diperoleh wartawan Memontum.com, secara keseluruhan, pencapaian kinerja dalam bidang pendidikan mencapai 84,94 persen.

Kepala Dispendikbud Situbondo, Fathor Rakhman menambahkan, penerapan digitalisasi di dunia pendidikan merupakan implementasi dari visi-misi bupati tentang program smart society. Dia menegaskan, pemerintah daerah melalui Dispendikbud siap membantu kebutuhan sekolah untuk menunjang penggunaan digitalisasi dalam kegiatan belajar mengajar.

“Karena sistem digital bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan prestasi siswa,” ujarnya. (Her/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler