Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

UMM Hatrick Sabet Jawara Kontes Robot Indonesia, Siap Bersaing di Kontes Robot Amerika

  • Senin, 24 Juni 2019 | 17:40
  • / 20 Syawal 1440
UMM Hatrick Sabet Jawara Kontes Robot Indonesia, Siap Bersaing di Kontes Robot Amerika
Tim robotik 'DOME' UMM unggul dalam kategori Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI). (ist)

Memontum Kota Malang – Tim Robotik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapat gelar juara pada Kompetisi Robot Indonesia (KRI) kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) di Universitas Dian Nuswantoro Semarang (20-23/6). ‘DOME’ UMM menjadi robot tercepat dengan perolehan waktu nilai akhir terbaik 3.44, yang disusul ‘EILERO’ milik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dengan perolehan akhir 3.82.

Delegasi UMM, yaitu Ghufron Wahyu Kurniawan, Izzan Silmi Aziz, dan Bayu Irawan Nugroho, membawa nama tim Kampus Putih UMM untuk ketiga kalinya melenggang ke gelaran lomba bergengsi tingkat dunia, Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat diparuh tahun 2020 mendatang.

Sebelumnya di tahun 2017, dua tim dari UMM memborong juara 1 dan 2 sekaligus untuk kategori robot berkaki. Dua tim tersebut yaitu tim InaMuh sebagai juara 1 dan tim Unmuh Malang sebagai juara 2. Tim InaMuh juga meraih juara poster terbaik. Selanjutnya April 2019, ketiga tim UMM meraih juara pertama dan kedua untuk kategori robot pemadam api berkaki, dan juara dua untuk kategori robot pemadam api beroda.

Pembimbing lapangan tim, Khusnul Hidayat, membuka kartu yang menjadi kunci kemenangan robot DOME UMM, hingga dinobatkan menjadi lawan terberat bagi 22 peserta lomba yang terbagi ke dalam 6 kategori. “Setidaknya ada beberapa point utama yang membuat tim kita menjadi lebih unggul dibandingkan dengan tim-tim lain. Pertama, tim robot kita menggunakan cairan khusus yang jadi media pengganti air,” beber Khusnul, usai timnya menerima tropi juara di Venue The Club Graha Padma (23/6/2019).

Selanjutnya, kedua, ukurannya lebih mini, sehingga memberikan dampak postif pada efisiensi dan keluwesan pergerakan. “Pergerakan robot DOME sedikit lebih cepat dibandingkan yang lain. Ini yang membuat robot UMM menjadi lebih sempurna, karena memiliki keunggulan dari segi pergerakan dan efisiensi dalam pemadaman api,” ungkap dosen Teknik Elekro Fakultas Teknik UMM ini.

Ketiga, saat melewati rintangan yang ada di dalam Arena, untuk mencari titik api dan memadamkannya, robot DOME UMM mampu melewatinya tanpa kendala berarti dengan hasil lebih sempurna. “Semoga tim Robotik UMM terus berjaya dan sukses. Saya pesankan kepada anak-anak saya, agar selalu mengikuti perkembangan teknologi. Kedepan, kami akan mempersiapkan robot yang akan dibawa ke Amerika Serikat,” tandas Dr. Ahmad Mubin, MT, Dekan Fakultas Teknik UMM. (adn/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional