Pendidikan

iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana
lenjag

ISNU Sidoarjo Gelar Seminar Pangan Halal dan Sehat

  • Minggu, 19 November 2017 | 15:28
  • / 29 Safar 1439
  • Dibaca : 230 kali
ISNU Sidoarjo Gelar Seminar Pangan Halal dan Sehat
SEMINAR NASIONAL: Bidang Kesehatan dan Lingkungan, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sidoarjo menggelar Seminar Nasional bertajuk Pangan Halal dan Sehat untuk Kesehatan Optimal di aula LP Ma’arif NU Sidoarjo diikuti 100 peserta terdiri dari 70 persen guru di lingkungan LP Ma’arif dan 30 persen Banom NU hingga masyarakat umum, Minggu (19/11/2017). (wan)

Memontum Sidoarjo — Bidang Kesehatan dan Lingkungan, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sidoarjo menggelar Seminar Nasional bertajuk Pangan Halal dan Sehat untuk Kesehatan Optimal, Minggu (19/11/2017). Seminar ini digelar di aula LP Ma’arif NU Sidoarjo dan diikuti sedikitnya 100 peserta terdiri dari 70 persen guru di lingkungan LP Ma’arif dan 30 persen Banom NU hingga masyarakat umum.

Ketua PC ISNU Sidoarjo, Sholehuddin mengatakan ISNU Sidoarjo ingin memberikan pencerahan kepada warga Nahdliyin agar ke depan mereka tidak sekadar mengetahui pangan itu halal. Akan tetapi juga pangan harus sehat. Begitupula sebaliknya. Kedua unsur ini harus menjadi perhatian sehingga anak-anak menjadi anak yang cerdas dan tidak sakit-sakitan karena mengkonsumsi makanan yang tidak halal dan sehat.

“Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ini, kami ingin memberikan pengetahuan ke warga Nahdliyin, sasarannya agar anak-anak terhindar dari penyakit kanker otak yang disebabkan oleh makanan tidak sehat,” terangnya kepada Memo X, Minggu (19/11/2017).

Pria yang akrab dipanggil Gus Sholeh ini menjelaskan, pada akhir-akhir ini banyak anak-anak terutama makanan ringan yang terjangkit penyakit desawa seperti kanker otak. Hal ini disebabkan makanan yang tidak sehat. Belum lagi kasus minuman atau makanan yang siap saji yang dipengaruh ciki dan lainya.

“Selama ini meski BPOM telah melakukan penelitian dan dikategorikan normal. Tapi dalam jangka panjang ini menjadi problem masyarakat umum,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata pria yang baru mendapatkan predikat wisudawan terbaik program S3 di UINSA ini, saat ini yang memiliki kewenangan dalam memberikan bimbingan kepada anak-anak adalah para guru. Oleh karenanya, pihaknya menggandeng para guru di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Sidoarjo untuk menjadi peserta seminar itu.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional