Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

UB Sediakan Rusunawa Bagi Maba Kurang Mampu

  • Senin, 17 Juni 2019 | 18:11
  • / 13 Syawal 1440
UB Sediakan Rusunawa Bagi Maba Kurang Mampu
Rusunawa baru bagi maba kurang mampu. (rhd)

Memontum Kota Malang – Universitas Brawijaya (UB) membangun rusunawa baru yang terletak di sebelah utara gedung C Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB. Rusunawa ini diprioritaskan bagi mahasiswa baru (maba) kategori kurang mampu.

Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS, mengatakan, alasan peruntukan dikarenakan pembangunan rusunawa merupakan subsidi pemerintah bagi mahasiswa tidak mampu. Meski subsidi, mahasiswa masih dikenakan biaya bulanan untuk operasional dan perawatan. “Harganya terbilang murah dibandingkan rusunawa atau kos lain. Per kamar dibanderol Rp 550 ribu dan bisa ditempati 2-3 orang. Kalau diluaran kan lebih dari satu jutaan. Apalagi di dalam kampus, jadi irit biaya transportasi,” ungkap mantan Dekan Pertanian UB ini.

Pembangunan rusunawa berlantai empat dengan 90 kamar berkapasitas 200 orang ini memakan biaya sekitar Rp 15 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dana tersebut lengkap dengan penyediaan fasilitas dan beberapa isi kamar, seperti tempat tidur susun, lemari, meja belajar, kasur, bantal dan guling. “Asrama itu belum diresmikan. Bahkan untuk korden dan spreinya masih akan dilelang. Karena belum berkorden, saat lewat akan terlihat dari kaca jendela,” jelas Nuhfil.

Lantaran daya tampung kamar jauh dibawah puluhan ribuan mahasiswa baru, maka mahasiswa baru kurang mampu yang ingin menempati rusunawa diharapkan segera mendaftar di Griya UB. “Karena terbatas, daftarnya cepet-cepetan,” ajak Nuhfil, sembari menambahkan mahasiswa asing masih akan dicarikan tempat.

Selain itu, UB juga berencana menambah rusunawa lagi di tahun-tahun berikutnya. Terdekat, akan didirikan di kampus 2 Dieng pada 2020. “Rencananya kita mau bangun di kampus UB Dieng tahun 2020, tapi masih cari tanah dulu. Kalau di kampus 1 kayaknya tidak mungkin, karena kita sedang berpikir solusi dan lahan untuk mengelola lahan parkir kendaraan,” tandas Nuhfil. (adn/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional