Pendidikan

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
lenjag

Raih IPK 3,74, Penyandang Autis Terima Beasiswa S2 Unitomo, Gun-Gun Berharap Jadi Guru

  • Selasa, 9 April 2019 | 07:49
  • / 3 Sya'ban 1440
Raih IPK 3,74, Penyandang Autis Terima Beasiswa S2 Unitomo, Gun-Gun Berharap Jadi Guru
Rektor Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Dr. Bachrul Amiq, SH., MH,. memberikan ucapan selamat kepada Gunadi Putra, penyandang autis yang berhasil menuntaskan studinya. Gunadi Putra juga berhak atas beasiswa S2 Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) di kampus tersebut sebagai apresiasi. (sur)

Memontum Surabaya – Gunadi Putra berhasil mendobrak asumsi minor mayoritas orang yang menyebut penyandang autis sulit dan tidak perlu sekolah tinggi. Gunadi yang akrab disapa Gun-Gun itu dinyatakan lulus sebagai sarjana S1 Sastra Inggris dalam Yudisium Fakultas Sastra (FS) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Rabu (13/2/2019) lalu.

Dan Minggu (7/4/2019) lalu, dia menjadi salah satu wisudawan yang digelar di Dyandra Convention Center. Suadi Winata dan Tjindra Halim, pasangan suami istri (Pasutri) yang merupakan orangtua Gun-Gun pastinya bangga.

Terlebih anak bungsunya yang tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2015 itu, dinyatakan lulus setelah menyelesaikan skripsi berjudul The Mastery of English Vocabulary on Food and Drink by the 4 th Grade Students of Bunga Elementary School Sidoarjo.

Gun-Gun yang tinggal di Delta Asih Pertiwi Kabupaten Sidoarjo ini bahkan sukses meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,74 sehingga berhak menyandang predikat Cum Laude. Ini yang membuat Unitomo memberikan beasiswa studi lanjut jenjang S2 Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) untuk Gun-Gun.

Dilihat sepintas sosok Gun-Gun memang berbeda dengan mahasiswa normal. Tidak mudah untuk mengajaknya berkomunikasi. Kalau pun bisa, perlu upaya ekstra untuk itu. Gesture atau gerak anggota tubuhnya sulit dimengerti. Ia juga cenderung menghindari kontak mata. Bahkan tidak jarang ia berlari kesana kemari, hingga akhirnya berhenti sendiri karena kecapekan.

Semua itu tak lepas dari masa kecilnya, saat berusia 2 tahun dan didiagnosa mengalami autisme, yaitu terjadinya gangguan neurobehavioral (syaraf dan perilaku) yang menyebabkan ia sulit berkomunikasi dan melakukan interaksi sosial dengan orang di sekitarnya.

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional