Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

UBAYA Raih Juara 1 Kompetisi Debat Asian English Olympics 2019

  • Rabu, 20 Februari 2019 | 03:59
  • / 14 Jumadil Akhir 1440
UBAYA Raih Juara 1 Kompetisi Debat Asian English Olympics 2019

Memontum Surabaya – Prestasi membanggakan skala Internasional telah diukir oleh mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) dalam ajang kompetisi debat se-Asia. Bobby Ongkojoyo mahasiswa Fakultas Bisnis Ekonomika dan Daud Hernoud Christhen Loudoe mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Ubaya meraih penghargaan juara 1 Asian English Olympics (AEO) kategori Debate Competition yang dilaksanakan pada tanggal 11 – 15 Februari 2019 oleh Binus English Club di Jakarta .

Kedua mahasiswa Ubaya ini berhasil mengalahkan lebih dari 667 peserta yang datang dari 40 institusi di 8 negara di Asia yaitu Indonesia, Filipina, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Bangladesh, Kirgiztan, dan Makau.

“Sebenarnya ini kali kedua ikut lomba, namun yang pertama hanya sampai semifinal. Senang rasanya tahun ini bisa menang, skor poin yang didapat saat kompetisi juga stabil. Tidak seperti tahun lalu yang naik-turun,” ungkap Bobby yang telah meraih predikat Best Speaker AEO 2019, Selasa (19/2/2019).

Bobby Ongkojoyo menuturkan sebanyak 80 peserta yang mengikuti kompetisi tahun2019 ini. Meraih peringkat pertama dan menjadi pemenang tidaklah mudah, Bobby dan Daud harus mendapatkan poin pada masing-masing tahap perlombaan hingga menuju grand final. Rangkaian kompetisi yang dilaksanakan selama 5 hari di Jakarta. Mulai dari technical meeting pada hari pertama.

Pada hari kedua dan ketiga babak penyisihan yang terdiri dari enam ronde dan sistem penilaian yang dilakukan dengan mengumpulkan poin. Sistem pengumpulan poin ini akan menentukan tim yang akan maju ke babak pre semifinals. Melalui sistem penilaian dan poin tertinggi dari Juri pada babak grandfinal menghantarkan Bobby dan Daud membawa pulang dua medali emas AEO 2019.

Persiapan kompetisi dilakukan Bobby dan Daud hanya dalam kurun waktu satu minggu. “Untuk persiapan hanya empat hari yang intensif mulai dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam. Ya harus pintar membagi waktu antara jam kuliah dan jam bimbingan. Tidur juga hanya 1 sampai 2 jam sehari,” jelas Daud yang juga menjabat sebagai ketua Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Ubaya.

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional