Connect with us

Surabaya

Mahasiswa Australia Teliti Perbedaan Kontruksi Bangunan, UK Petra Unggulkan Green Building

Diterbitkan

||

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Memontum Surabaya – Universitas Kristen Petra Surabaya (UK Petra) tengah didatangi 17 tamu dari mahasiswa University of New South Wales, Sydney-Australia (UNSW) yang akan meneliti perbedaan konstruksi bangunan dari Indonesia dan negara kangguru. UK Petra yang menjadi tuan rumah pun memperkenalkan Green Biulding (bangunan gedung hijau) yang baru saja dibangun dan yang diunggulkan, sebab bangunan gedung P1-P2 ini mengusung program pemerintah mengenI konsep bangunan hijau.

Bangunan gedung hijau yang didesain sedemikian rupa untuk mengurangi kerusakan terhadap lingkungan ini, rupanya dapat menghemat energi, air bersih, dan menimbulkan kesehatan bagi penghuni. Juga dapat mengurangi kerusakan terhadap tanah atau lahan.

“Bangunan tersebut (green building) didirikan dari material-material yang di desain dan dipakai sedemikian rupa supaya tidak memberikan dampak kerusakan bagi eksploitasi dari sumber daya alam,” kata Dosen Program Studi Arsitektur UK Petra, Jimmy Nurdi Kusuma Priatman saat diwawancarai usai Kuliah Umum, di Kampus UK Petra, Selasa (22/1).

Selain itu, Jimmy juga mengungkapkan, jika bangunan gedung hijau juga telah mendapatkan support dari pemerintah dengan adanya peraturan tentang bangunan hijau. Sebab bangunan gedung pemerintah sendiri pun harus mencapai sebagai gedung hijau.

“Karena bangunan kantor seluruh Indonesia luar biasa cukup besar itu akan dimulai satu demi satu ditata agar memenuhi kriteria bangunan gedung hijau,” ujarnya.

Atas kedatangan dari 17 mahasiswa Australia ini, Jimmy berharap agar mahasiswa UNSW memahami bahwa ada satu pengetahuan.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Terpopuler