Pendidikan

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
lenjag

Tiga Siswi SMAN 1 Lamongan Sulap Limbah Jadi Biofoam

  • Senin, 14 Januari 2019 | 23:47
  • / 7 Jumadil Uula 1440
Tiga Siswi SMAN 1 Lamongan Sulap Limbah Jadi Biofoam
Adinda Violita Vebiola, Ahdinia Intan Lestari, dan Nanda Ayu Afifah memamerkan piala atas juara LKTI yang diselenggarakan Institut Teknik Nasional (ITENAS), Bandung, Desember lalu

Memontum Lamongan – Dengan kreatifitas yang dimiliki, tiga pelajar SMAN 1 Lamongan berhasil menciptakan sebuah inovasi dengan memanfaatkan limbah bonggol jagung dan ampas tahu menjadi biofoam. Mereka adalah Adinda Violita Vebiola, Ahdinia Intan Lestari, dan Nanda Ayu Afifah. Bahkan karya mereka bertiga ini pun mampu meraih gelar juara LKTI yang diselenggarakan Institut Teknik Nasional (ITENAS), Bandung, Desember lalu.

“Awalnya diwajibkan mengikuti karya tulis ilmiah, kemudian, kami berinisiatif untuk mencari literatur berbahan limbah. Akhirnya kami menemukan kalau bonggol jagung dan ampas tahu yang kemudian kami cari tahu kandungannya. Ternyata bonggol jagung mengandung serat dan ampas tahu mengandung pati sehingga bisa memadatkan,” kata Adinda, ketua kelompok, Senin (14/1/2019).

Setelah mengetahui kandungan kedua bahan ini, mereka pun kemudian membagi tugas untuk mengumpulkan bahan yang dibutuhkan, kemudian berlanjut ke proses penelitian.

“Proses penelitian dan pembuatan biofoam menggunakan bahan dasar bonggol jagung dan ampas tahu ini memakan waktu empat bulan. Sempat berkali-kali gagal, bahkan pernah dua kali mengikuti kejuaraan selalu gagal,” terangnya.

Adinda mengungkapkan, proses pembuatan biofoam berbahan dasar bonggol jagung dan ampas tahu ini cukup sederhana. Yakni. Bonggol jagung dan ampas tahu yang sudah dihaluskan, dicampur menggunakan air dengan jumlah takaran tertentu. Untuk ketebalan satu mili, dibutuhkan 20 gram ampas tahu dan 40 gram bonggol jagung.

“Komposisi yang salah bisa mengakibatkan adonan tidak bisa lebur, meski ditambah gelatin nabati akan tetap pecah. Kita sempat hampir putus asa untuk menemukan takaran yang pas,” tutur Adinda.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional