Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

LPA Targetkan PP-TPPO Meluas di 2019

  • Selasa, 8 Januari 2019 | 20:25
  • / 1 Jumadil Uula 1440
LPA Targetkan PP-TPPO Meluas di 2019
Sinergi LPA, komunitas PP-TPPO, dan pihak kelurahan, diharapkan terus meluas. (rhd)

Memontum Kota Malang – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Malang bergerak cepat dalam Pembentukan Komunitas Pencegahan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PP-TPPO). Dalam kinerja 2018, LPA telah berhasil melibatkan 5 perwakilan kelurahan dari tiap kecamatan di Kota Malang, dengan terbentuknya PP-T di wilayah Kelurahan Kotalama (Kec. Kedungkandang), Ketawanggede (Kec. Lowokwaru), Bandungrejosari (Kec. Sukun), Polehan (Kec. Blimbing), dan Sukoharjo (Kec. Klojen).

Selain melibatkan pihak kelurahan, LPA dan PP-TPPO juga melibatkan unsur kecamatan, tokoh kunci RT dan RW, kepolisian, untuk menguatkan jaringan komunitas PP-TPPO di tiap kelurahan dalam melaksanakan tugas-tugasnya, sebagaimana diamanatkan dalam Surat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan nomor B.966/Set/KPP-PA/II/PP.07/10/2018 tanggal 22 Oktober 2018 tentang Pembentukan Komunitas PP-TPPO.

Rakor LPA, komunitas PP-TPPO, dan pihak kelurahan, di kantor LPA, Selasa (8/1/2019). (rhd)

Rakor LPA, komunitas PP-TPPO, dan pihak kelurahan, di kantor LPA, Selasa (8/1/2019). (rhd)

“Alhamdulillah, kinerja 2018 telah rampung kami kami laksanakan. Nantinya, kami akan menggandeng Dinas Pendidikan untuk skala yang lebih besar. Sebab kerja semacam PP-TPPO sebenarnya sudah ada di SK Walikota tahun 2009, hanya saja namanya berbeda, kalau tidak salah gugus tugas dengan leading sektor Dinas Pendidikan di lingkup sekolah. Kenyataannya tidak berjalan. Nantinya, kami akan sinergikan agar komunitas pencegahan traficking bisa meluas di lingkungan sekolah. Sekaligus menguatkan Kota Malang sebagai Kota Pendidikan yang aman dan nyaman,” jelas Ketua LPA Kota Malang, Djoko Nunang, M.Ec, kepada Memo X grup Memontum.com, Selasa (8/1/2019).

Nunang, sapaan akrabnya, menambahkan, kegiatan LPA dan komunitas PP-TPPO mendapatkan sambutan dari 5 kelurahan di tiap kecamatan.

“Sebagai tindak lanjut dan leading sektor, kami siap turun dan monitoring. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Sebelumnya ada 3 kasus dimana LPA berhasil memulangkan 3 korban traficking. Hal ini menjadikan kami lebih semangat mencegah terulangnya kasus dengan melibatkan banyak pihak,” jelas Nunang.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional