Pendidikan

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
lenjag

Mahasiswa FIK UM Raih Medali AUG 19th Myanmar

  • Rabu, 26 Desember 2018 | 23:51
  • / 17 Rabiul Akhir 1440
Mahasiswa FIK UM Raih Medali AUG 19th Myanmar
Bintang Herlangga Nurcahyo. (ist)

Memontum Kota Malang – Bintang Herlangga Nurcahyo, mahasiswa Jurusan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Malang (UM) berhasil menjadi juara ketiga dan meraih Medali Perak dalam kejuaraan Karate kelas Kumite-55 Kg Putra, serta dikelas Kumite beregu putra dalam “19th ASEAN University Games” (AUG ke-19), di gedung Wunna Theikdi Sports Complex Indoor Stadium, kota Nay Pyi Taw, Myanmar, (10-19/12/2018).

Bintang Herlangga menyampaikan perasaan senang dan bangganya, karena berhasil meraih medali perunggu dalam kejuaraan Karate, sekaligus dapat mengharumkan bangsa Indonesia, khususnya kampus tercinta UM. Awal mengikuti ASEAN University Games ke -19 ini dilaluinya dengan perjuangan keras dan melelahkan, namun dukungan dari berbagai pihak menjadikannya semangat untuk berusaha lebih keras lagi.

Medali yang dibawa pulang Bintang Herlangga Nurcahyo. (ist)

Medali yang dibawa pulang Bintang Herlangga Nurcahyo. (ist)

“Keikutsertaan saya dalam AUG ini merupakan estafet kejuaraan yang telah saya raih sebelumnya. Pada tahun 2017, saya berhasil meraih juara 1 Karate di POMDA, yang berlanjut di POMNAS 2017 di Makasar meraih juara 1 pula. Kemenangan di POMNAS tersebut sekaligus mengantarkan saya untuk ikut AUG dan berhasil meraih juara 3,” ujarnya.

Ada cerita menarik dibalik keikutsertaannya dalam ajang olahraga mahasiswa bergengsi tingkat Asia Tenggara ini. Pada ajang ini hanya Bintang, satu-satunya mahasiswa UM yang berangkat mengikuti AUG di Myanmar. Sebenarnya, ada beberapa teman mahasiswa UM dari cabang olahraga lain yang lolos menjadi juara di POMNAS Makassar, namun beberapa teman tersebut memilih untuk mengorbankan tidak mengikuti AUG agar bisa lulus kuliah tepat waktu. “Hal ini berbeda dengan saya, saya malah lebih memilih AUG dibandingkan untuk lulus kuliah tepat waktu, karena jika sudah lulus, maka status mahasiswanya sudah tidak aktif dan tidak bisa mengikuti AUG di Myanmar,” lanjutnya.

Mendatang, Bintang berharap bisa berprestasi lebih baik lagi dari sebelumnya dan bisa segera menyelesaikan studi agar bisa lulus tepat waktu. “Bagi kampus UM, saya berharap mendatang harus ada generasi penerus dari mahasiswa UM yang bisa berjuang di ajang AUG maupun di ajang prestasi lainnya, dari tingkat regional hingga tingkat internasional,” pungkasnya.

Ajang olahraga 2 tahunan atlet mahasiswa tingkat Asia Tenggara ini mempertandingkan 17 cabang olahraga (cabor). memperebukan total 1.897 medali, yang terdiri dari 587 emas, 587 perak, dan 723 perungu. Acara berlangsung dalam 201 kompetisi yang diikuti sebanyak 2.078 atlet. Sementara, tim atlet mahasiswa Indonesia didampingi Dirjen Belmawa Kemenristekdikti, Didin Wahidin, dimana Indonesia mengikuti 13 dari 17 cabor yang dipertandingkan.

Wakil Presiden Myanmar U Myint Swe, menyampaikan kepada seluruh peserta agar selalu mengingat tujuan pertandingan yaitu untuk menunjukkan keakraban dan rasa solidaritas negara-negara sesama anggota ASEAN, khususnya pada generasi muda. Selain itu, memberikan kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan bakat dalam bidang olahraga di wilayah ASEAN, dan kesempatan berinteraksi dan bertukar budaya. (rhd/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional