Pendidikan

iklan kpu kota malang
lenjag

Kasek dan Dewan Guru SMKN 1 Mojoanyar Study Banding Ke Desa Gading

  • Senin, 6 November 2017 | 05:40
  • / 16 Safar 1439
  • Dibaca : 7 kali
Kasek dan Dewan Guru SMKN 1 Mojoanyar Study Banding Ke Desa Gading
Cinderamata : Kades Gading, Nurul Arifin (Kaos kuning) menerima cinderamata dari Keluarga Besar SMKN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. (ar)

Momentum Mojokerto– Untuk mengetahui lebih jauh tentang Budi Daya Jahe Merah, terkait tehnik penanaman dan hasil panen yang melimpah dengan sarana media polybag atau karung. Kepala Sekolah dan Dewan Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto melakukan Studi banding ke Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

 

“Saya bersama Dewan Guru ingin mengetahui budi daya Jahe merah mulai dari, proses persiapan media tanam, pembibitan, tehnik cara menanam, pemeliharaan dan cara panen, “Kata Akhmad Muklason, Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 1 Mojoanyar, saat dihubungi Memontum.com melalui telepon selulernya, Minggu (5/11/2017).

 

Kades Gading, Nurul Arifin ( Duduk No. 3 dari kanan) bersama Muklason (Duduk No. 2 dari kanan) dan Dewan Guru SMKN 1 Mojoanyar, foto bersama usai kegiatan. (ar)

Kades Gading, Nurul Arifin ( Duduk No. 3 dari kanan) bersama Muklason (Duduk No. 2 dari kanan) dan Dewan Guru SMKN 1 Mojoanyar, foto bersama usai kegiatan. (ar)

“Nantinya, ilmu yang kita dapat dari Studi banding ini, dapat diberikan atau ditularkan kepada anak didik kita dan semoga bermanfaat,” tutur Muklason.

 

Dalam sambutannya, Nurul Arifin, Kepala Desa (Kades) Gading mengatakan, kalau menginginkan hasil yang maksimal, dalam Budi daya Jahe Merah, dibutuhkan ketelatenan, ketekunan dan kesabaran.

 

Dihadapan Kepala Sekolah dan Dewan Guru, Arifin juga menjelaskan, bagaimana proses persiapan awal tanam sampai batas waktu panen. Dalam pemaparannya, budi daya Jahe merah, akan lebih maksimal apabila menggunakan media polybag atau karung. Selain efisien juga mudah dalam perawatan. “Yang perlu diperhatikan adalah bibit, tehnik cara menanam dan pemeliharaan,” paparnya.

 

Lebih lanjut Arifin memaparkan, ada beberapa keuntungan, kalau memakai sarana polybag. Pertama, penggunaan lahan dan air jauh lebih hemat daripada bertani konvensional, yang kedua, media tanam dapat disesuaikan dengan barang yang ada, seperti karung atau pot dan yang terakhir labih mudah dalam pemeliharaan.

 

“Tentang khasiatnya, dapat mengatasi mabuk perjalanan, mengobati sakit kepala, mual, masuk angin, mengatasi gangguan pencernaan, “Pungkasnya. (ar/yan)

 

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional