Connect with us

Kota Malang

Vokasi UB Terapkan Pola 321, Porsi Praktek – Teori 70 : 30

Diterbitkan

||

Vokasi UB Terapkan Pola 321, Porsi Praktek - Teori 70 30
Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Memontum Kota Malang – Sekitar 2.679 peserta mengikuti Seleksi Mandiri Pendidikan Vokasi (SMPV) Universitas Brawijaya (UB) tahun 2018/2019, Rabu (25/7/2018). Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya sebesar 1.549 peserta. Materi ujian SMPV yaitu pengetahuan umum, dengan melibatkan 268 pengawas baik dosen maupun karyawan UB.

Merespon kenaikan ini, Ketua Program Vokasi Dr. Ir. Darmawan Octo Sucipto, M.Si mengaku program jemput bola yang dijalankan timnya berhasil. “Setiap tahun kami menyelenggarakan event Kreanomi (Kreasi Inovasi dan Ekonomi) dengan mengundang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Selain siswa, kami juga mengundang DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) untuk melihat langsung karya dosen dan mahasiswa,” terang Darmawan.

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan menjelaskan SMPV dimaksudkan untuk menjaring calon mahasiswa baru Program Ahli Madya dan Program Sarjana Terapan yang berpotensi. Pada program ahli madya ditawarkan 12 bidang minat pada 3 prodi, yakni prodi Administrasi Perkantoran, prodi Keuangan dan Perbankan, serta prodi Teknologi Informasi. Sementara program sarjana terapan, ada 3 bidang minat pada 2 prodi, yakni prodi Manajemen Perhotelan dan prodi Desain Grafis.

Calon mahasiswa yang lolos SMPV akan mengikuti perkuliahan di program vokasi dengan porsi praktek yang lebih tinggi. “Presentasi praktek memang lebih tinggi hingga 70 persen dibanding teori yang hanya 30 persen. Sesuai arahan Kemenristekdikti, perkuliahan di program vokasi mengikuti prinsip 321, yakni 3 semester di kampus, 2 semester di DUDI, dan 1 semester tugas akhir. Selama proses perkuliahan itu mereka sudah digembleng mentalnya sesuai permintaan DUDI,” tambah Darmawan

Pengawas di Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) ini mengatakan, DUDI menuntut alumni yang siap pakai dengan kriteria attitude bagus, etos kerja tinggi, dan inovatif. “Tiap tahun kami sharing kurikulum bareng-bareng dengan DUDI. Bahkan beberapa dari mereka yang masih kuliah seperti di perbankan dan perhotelan, sudah di pesan DUDI. Dunia perhotelan meminta kuota mahasiswa ditambah seiring dengan semakin banyaknya hotel di Malang Raya,” tandas Darmawan.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Terpopuler