Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

Sido Muncul Gandeng Fakultas Kedokteran UB, Manfaatkan Herbal, Solusi Sehat Ekonomis

  • Senin, 7 Mei 2018 | 00:01
  • / 21 Sya'ban 1439
Sido Muncul Gandeng Fakultas Kedokteran UB, Manfaatkan Herbal, Solusi Sehat Ekonomis
MoU antara FKUB dan Sido Muncul. (rhd)

Memontum Kota Malang — Saat ini, para praktisi medis dan farmasi terus melakukan penelitian lanjutan mendalami dan membuktikan tingkat keberhasilan obat-obatan herbal, atau biasa disebut herbal medik. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang herbal terus dilakukan oleh pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, yaitu saintifikasi jamu, dalam hal ini penelitian berbasis kesehatan melalui herbal.

Untuk itu, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, menjalin MoU dan menggelar Seminar Herbal bertemakan “Memanfaatkan Obat Herbal Menuju Indonesia Sehat”, di Ruang Auditorium FKUB lantai 6, Sabtu (5/5/2018).

Guyon : Dalam pemaparannya, Irwan Hidayat menyelipkan joke hingga membuat peserta tertawa. (ist)

Guyon : Dalam pemaparannya, Irwan Hidayat menyelipkan joke hingga membuat peserta tertawa. (ist)

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan, seminar herbal Sido Muncul di Malang ini merupakan kali ke-40 sejak 2007. Diharapkan melalui MoU dan seminar ini, civitas akademik kedokteran terdorong untuk terus melakukan penelitian tanaman obat secara ilmiah melalui herbal. Tak hanya bergantung kepada obat modern berbasis kimia, namun dunia kedokteran mendapat wawasan mengenai industri jamu, penelitian pengembangan produk, dan penggunaan jamu untuk pelayanan kesehatan.

“Seperti halnya minum produk Tolak Angin dalam jangka panjang tidak menimbulkan efek samping, artinya tidak menimbulkan efek toksit bagi organ tubuh, aman dan berkhasiat. Kerjasama penelitian dengan Perguruan Tinggi ini untuk membuktikan bahwa produk kami aman dan berkhasiat. Hasilnya, tahun 2007 Tolak Angin telah mendapatkan sertifikat Obat Herbal Terstandar (OHT) dari Badan POM. Tak hanya itu, produk kami kini mampu menembus pangsa luar negeri, seperti Philipina, Nigeria, Australia, Myanmar, Thailand, Amerika, dan lainnya,” jelas Irwan, sembari menambahkan dalam 6 bulan ke depan akan mendirikan Herbal Research Centre.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional