Pendidikan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
lenjag

Bupati Sidoarjo Lantik 9 Pejabat Struktural 85 Kepala SD dan SMP

  • Senin, 30 Oktober 2017 | 21:43
  • / 9 Safar 1439
  • Dibaca : 42 kali
Bupati Sidoarjo Lantik 9 Pejabat Struktural 85 Kepala SD dan SMP
MELANTIK: Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah melantik puluhan pejabat Struktural Eselon II, III dan IV serta Pengukuhan Kepala SD dan SMP di lingkungan Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (30/10/2017).

Memontum SidoarjoSedikitnya 9 orang pejabat struktural eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Sidoarjo dilantik Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah di Pendopo Delta Wibawa, Senin (30/10/2017). Dalam pelantikan itu juga di barengi dengan pengukuhan 72 Kepala SD Negeri dan 13 Kepala SMP Negeri. Rata-rata Kepala SD dan SMP itu, dari sekolah yang ada di wilayah pinggiran. Diantaranya Kecamatan Prambon, Tarik, Balongbendo, Krian, Jabon dan Kecamatan Porong.

 

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengucapkan selamat kepada pejabat struktural yang baru dilantik serta kepada para guru yang diberi kepercayaan sebagai Kepala Sekolah. Menurutnya, penetapan jabatan itu bukanlah proses mudah. Menurutnya ada sederet proses yang panjang yang harus dilalui. Diantaranya penilaian kompetensi dan penelusuran rekam jejak masing-masing pegawai.

MELANTIK: Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah melantik puluhan pejabat Struktural Eselon II, III dan IV serta Pengukuhan Kepala SD dan SMP di lingkungan Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (30/10/2017).

MELANTIK: Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah melantik puluhan pejabat Struktural Eselon II, III dan IV serta Pengukuhan Kepala SD dan SMP di lingkungan Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (30/10/2017).

 

 

“Proses itu dilalui agar mendapatkan figur pejabat struktural yang mampu dan mumpuni dibidangnya,” terangnya kepada Memo X, Senin (30/10/2017).

 

Lebih jauh, Saiful mengungkapkan pelantikan dan mutasi adalah bagian kehidupan organisasi. Hal itu perlu dilakukan sebagai pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Selain itu sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan kinerja. Ia berharap pelantikan pejabat dapat dimaknai untuk kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

 

“Pengembangan karir pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Melainkan lebih diutamakan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi. Parameter dalam menentukan jabatan kepada seorang pegawai dilakukan melalui berbagai pertimbangan. Diantaranya kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas serta nilai-nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai PNS,” imbuhnya.

 

Menurut pria yang akrab dipanggil Abah Ipul ini, seorang pejabat struktural dituntut memiliki kompetensi lain. Seperti lulus dan memiliki sertifikat pelatihan pengadaan barang dan jasa. Hal ini penting agar didapat pejabat yang paham dan mengerti seluk beluk pengadaan barang dan jasa di tempatnya bekerja.

 

“Seorang pejabat struktural dituntut mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan Pengawasan Melekat (Waskat). Pengawasan dilakukan agar penyelenggaraan administrasi di lingkungan kerjanya dapat berjalan efektif dan efisien,” tegasnya.

 

Untuk para kepala sekolah yang baru dikukuhkan, Bupati Sidoarjo menilai jabatan itu bukanlah sebuah tujuan utama yang harus dicapai seorang guru. Namun merupakan tugas tambahan seorang guru yang ditunjuk sebagai seorang kepala sekolah. Ia juga berharap para kepala sekolah yang baru dikukuhkan untuk dapat melaksanakan program-program pemerintah. Khusunya program pendidikan gratis. Ia berharap program itu dapat dikawal agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

 

“Jadikanlah tugas baru ini menjadi sebuah amanah agar ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah,” jelasnya.

 

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, Sri Witarsih menegaskan masih ada kekosongan pejabat eselon II di tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sidoarjo. Kekosongan itu hanya dapat diisi melalui seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II. JPT eselon II untuk mengisi kekosongan jabatan di tujuh OPD itu diantaranya jabatan Sekretaris Dewan DPRD Sidoarjo, Assisten I Setda Sidoarjo, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

 

“Kami berharap tidak terlalu lama ini akan ada seleksi terbuka bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II itu,” ungkapnya.

 

Sementara dalam pelantikan itu, salah satu pejabat yang dimutasi adalah Sekretaris DPRD Sidoarjo, Ir Endang Soesijanti dipercaya menjabat sebagai kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Sidoarjo.

 

“Yang dimutasi memang Kasek di SD dan SMP pinggiran karena jabatan mereka lebih dari 4 tahun. Kalau yang di tengah kota baru 2 tahunan,” pungkas Kepala Dinas Pendidikan, Mustain Baladan. (wan/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional