Pendidikan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

Jajuk Rendra Kresna Buka Gernasbaku di TK Pembina Kepanjen

  • Senin, 26 Maret 2018 | 15:49
  • / 9 Rajab 1439
Jajuk Rendra Kresna Buka Gernasbaku di TK Pembina Kepanjen
Siswi Taman Kanak-kanak Pembina Kepanjen saat menyambut Bunda PAUD Hj Jajuk Rendra Kresna.

Memontum Malang—- Istri Bupati Malang Hj Jajuk Rendra Kresna membuka gerakan Nasional Membaca buku bagi walimurid. Tujuan gerakan ini agar menumbuhkan rasa kasih sayang orang tua dan putra putrinya. Jajuk Rendra Kresna, Ketua Bunda Paud Kabupaten Malang mengatakan, bahwa kebiasaan membacakan buku bagi anak-anaknya manfaat bagi orang tua akan tumbuh perhatian dan penyayang.

Siswa siswi Taman Kanak-kanak Pembina Kepanjen berbaris menunggu kedatangan Bunda PAUD Hj Jajuk Rendra Kresna.

Siswa siswi Taman Kanak-kanak Pembina Kepanjen berbaris menunggu kedatangan Bunda PAUD Hj Jajuk Rendra Kresna.

Istri orang nomer satu di Kabupaten Malang ini, menambahkan bahwa membacakan buku secara fisik berdampak rasa saling kasih sayang. Serta hubungan menjadi hangat dan tidak merasa ragu dalam menunjukkan rasa saling menyayangi dibandingkan membacakan melalui buku elektronik.

“Gerakan membaca ini sesuai visi dan misi kabupaten Malang Madep, Manteb dan Maneteb yang berbunyi, berdaya saing agar generasi Kabupaten Malang jadi generasi yang cerdas unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Hj Jajuk Rendra Kresna selaku Bunda PAUD berjabat tangan dengan siswa siswi Taman Kanak-kanak Pembina Kepanjen dalam acara gerakan membaca buku atau bersongeng bagi putra putrinya, Jum'at (23/3/2018)

Hj Jajuk Rendra Kresna selaku Bunda PAUD berjabat tangan dengan siswa siswi Taman Kanak-kanak Pembina Kepanjen dalam acara gerakan membaca buku atau bersongeng bagi putra putrinya, Jum’at (23/3/2018)

Adjit Sujiono, Kordinator wilayah Kepanjen Dinas pendidikan Kabupaten Malang mengatakan, tujuan gerakan membaca bagi walimurid lebih dekat kepada anak khususnya pendidikan karakter, pendidikan akhlak dengan gerakan membaca orang tua makin dekat makin sayang akibat gerusan media elektronik.

“Orang tua sibuk kerja sehingga kasih sayang kepada anak berkurang, dengan membaca akan menambah wawasan pengetahuan kepada anak-anaknya,” tegasnya. Andhina Desi Rahmawati, salah satu guru Taman Kanak-kanak Pembina Kepanjen menambahkan, bahwa tujuan gerakan Nasional Membaca Buku (Gernasbaku) yang akan akan dimulai 5 Mei 2018 mengajak walimurid membacakan buku kepada putra putrinya.

Intinya walimurid agar bisa membiasakan dengan membaca buku bagi putra-putrinya yang terdampak gadget dan media sosial sehingga tak jarang tersita waktunya hanya untuk urusan urusan yang tidak penting. Salah satu upaya pemerintah dalam menggalakan Gernasbaku dengan mengajak walimurid agar gemar membaca sebagai upaya peningkatan mutu warga negara Indonesia.

“Gernasbaku mengajak orang tua untuk menyisihkan waktunya dengan gerakan membaca buku,” ujarnya Jum’at (23/3/2018). Menurutnya, membaca buku bagi putra putrinya akan membukakan wawasan bagi anaknya karena buku sebagai jendela dunia.

“Harus mampu mencintai membaca sebagai salah satu upaya menkonter dampak teknologi terutama media sosial ,” tegasnya. Sementara ini orang tua sering membelikan buku bagi anak anaknya tetapi meluangkan waktu membaca buku masih menjadi sesuatu yang langka.

Nilai positif orang tua membacakan buku bagi anaknya antara lain, Menambah kosa kata baru, meningkatkan keterampilan komunikasi, menumbuhkan minat membaca, mendorong rasa percaya diri, mengembangkan imajinasi dan kreativitas dan membangun hubungan erat orangtua dan anak.(met/yud)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

    Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional