Pendidikan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
lenjag

Gus Ipul: Mengaji Jadi Bagian Penting Bagi Santri

  • Selasa, 24 Oktober 2017 | 19:49
  • / 3 Safar 1439
Gus Ipul: Mengaji Jadi Bagian Penting Bagi Santri
Wagub Jatim Saifullah Yusuf hadiri acara deklarasi Sampang mengaji di GOR Kota Sampang.

Memontum Sampang–Mengaji menjadi bagian penting bagi para santri. Sebab dengan mengaji mengajarkan kebaikan di dunia dan akhirat bagi santri. Selain itu dengan mengaji bisa sebagai petunjuk jalan yang benar, serta menjadi penyempurna agar hidup seimbang di dunia dan akhirat.

 

 

Hal tersebut disampaikan Wagub Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf saat Peringatan Hari Santri Nasional 2017 dan Deklarasi Sampang Mengaji di GOR Lapangan Tenis Indoor Sampang, Selasa (24/10/2017) pagi.

 

 

Menurutnya, mengaji, membaca dan memahami isi Al-Quran sangat diperlukan dalam menjalani hidup. Masyarakat yang ingin bisa membaca dan memahami Al-Quran, bisa belajar dengan berbagai cara, sehingga akan mendapatkan keberkahan. “Kalau tidak mau mengaji, maka hidup kita bisa melenceng. Sedangkan jika santri mau mengaji, ilmu kita akan tercukupi,” ujar Gus Ipul sapaan lekat Wagub Jatim.

 

 

Dijelaskan, dengan ilmu yang diperoleh dari mengaji, maka para santri bisa beribadah kepada Allah SWT dengan benar. Untuk itu, Gus Ipul pun mengajak masyarakat, untuk selalu membaca dan memahami Al-Quran sebagai pedoman hidup.

 

 

Guna mendukung Gerakan Sampang Mengaji, Gus Ipul ikut menyumbangkan sebanyak 1.000 Al Qur’an kepada para santri di Sampang. Sementara itu, Inisiator Deklarasi Sampang Mengaji Ir. H. Moh. Matorurrozaq Ismail M MT mengatakan, gerakan ini dilatarbelakangi karena bergesernya sebuah budaya. Adanya perkembangan teknologi dan informasi telah menggeser perubahan kultur di Sampang.

 

 

Dicontohkannya, dulu mengaji dilakukan keluarga mulai dari Ashar sampai Maghrib. Tetapi sekarang masyarakat Sampang khususnya di kota, memegang handphone, menyalakan telivisi bukannya berangkat ke langgar atau masjid untuk mengaji setelah maghrib. Dampaknya kenakalan remaja meningkat, penggunaan narkoba meningkat.

 

 

Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ini akan dideklarasikan Gerakan Sampang Mengaji. Melalui gerakan ini, pihaknya menghimbau kembali ke khitoh. Ketika maghrib, masyarakat dapat selama satu jam saja mematikan televisi, berhenti pakai handphone dan video game, untuk bersama keluarga membaca Al Qur’an. “Insyaallah Sampang akan diberkahi Allah SWT,” imbuhnya. (gd/nhs/yan)  

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional