Pendidikan

pariwisata kabupaten jember
space ads post kiri
Topik Terhangat

Menarik Minat Pembaca Anak, Diawali dengan Dongeng

  • Kamis, 21 Desember 2017 | 14:32
  • / 2 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 49 kali
Menarik Minat Pembaca Anak, Diawali dengan Dongeng
Salah satu pembimbing sedang mendongeng di hadapan anak-anak

Memontum Gresik — Menumbuhkan kecintaan literasi kepada anak-anak, taman baca masyarakat (TBM) Dadali Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya anak-anak diajak untuk mendengarkan dongeng.

Riuh gemuruh terdengar dari bangunan sederhana ukuran 6 x 3 meter, sudah berkumpul 20 anak sekitar TBM Dadali dan karang taruna Desa Suci.

Keriuhan tersebut semakin meriah dengan kedatangan Nur Qomari atau yang akrab disapa kak Ari dengan menggunakan sorban hijau dikalungkan di lehernya.

Kak Ari yang juga Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB, Gresik sengaja datang untuk mendongeng dengan judul “Si Kecil Mungil”.

Dongeng tersebut berkisah tentang kehidupan seorang perempuan usia 35 tahun yang bertubuh kecil nan mungil.

Saat si kecil mungil berjalan-jalan di hutan hingga malam hari, dia menemukan sebuah benda putih dan mengambilnya.

Sesampainya di rumah, si kecil mungil istirahat namun tengah malam muncul suara yang meminta si kecil untuk mengembalikan benda putih tersebut ke tempat semula.

Nur Qomari menjelaskan mendongeng merupakan salah satu upaya untuk memberikan pesan moral positif bagi anak-anak. Ari menjelaskan, dari dongeng ‘Si Kecil Mungil’ yang ia bawakan, dirinya berharap anak-anak bisa berperilaku jujur.

“Pesan yang diharapkan adalah anak-anak agar berlaku jujur dan tidak mengambil barang milik orang lain,” katanya, Kamis (21/12/2017).

Ari menambahkan, hadirnya untuk mengisi kegiatan di taman baca ini untuk menyemangati pengelola TBM Dadali.

Semantara itu, Bu Singgah yang juga pengelola TBM Desa Suci mengatakan taman baca ini bebas untuk kegiatan masyarakat berbagai kalangan. Mereka bisa belajar, membaca buku hingga berkegiatan positif.

Seperti mendongeng ini, Singgah menyatakan, kegiatan ini bisa mendorong literasi anak-anak. Setidaknya dari mendengarkan dongeng di taman baca, anak-anak bisa lebih mengenal perpustakaan sebagai cakrawala dunia.

“Memberikan sedikit wawasan dengan kuis yang terkait dengan bacaan di perpus kami, menumbuhkan rasa berani bicara akan pendapatnya, melatih mengeluarkan ide-ide, memberikan wacana baru tentang manfaat perpus serta menyampaikan pesan moral melalui dongeng,” tambah dia.

Sampai saat ini mempunyai TBM Dadali mempunyai 600 buku koleksi, dana perawatan dan penambahan buku berasal dari donatur pribadi, donatur luar serta barang bekas. (gbr/sgg/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional